Kisah Hiro; si Kecil Pahlawan Moebius Syndrome, Penyakit Tanpa Ekspresi yang Berdampak Fatal

ini trending sampai jadi viral topic satu utas dari account Andreas Kurniawan di Twitter yang secara terbuka mengulas keadaan anaknya yang terserang gangguan-gangguan. Hiro, si anak, lahir di 27 Juni 2020 tetapi yang membuat terkejut ialah anak itu tidak menangis, tidak bernapas dan tidak mempunyai gestur. Menurut tesis dokter, sang kecil itu alami Moebius Syndrome yang mana sebuah masalah yang sangat jarang dan sedikit dijumpai.

Sayang rupanya ada yang membuat Hiro lebih istimewa kembali yakni dia alami permasalahan saraf yang membuat susah menelan sampai beresiko benar-benar fatal karena hanya makan. Baca ceritanya sekalian keterangan berkenaan keadaan sangat jarang Moebius Syndrome yang dirasakan Hiro di bawah ini!

Bila bayi lahir umumnya menangis, berlainan dengan Hiro. Dia tidak menangis dan tidak memperlihatkan gestur apa saja. Dokter neuropediatrinya, dr. Ivan menjelaskan jika Hiro terserang Moebius Syndrome. Dikutip dari Klikdokter, sindrom ini muncul karena abnormalitas syaraf yang mengakibatkan. Paralisis pada syaraf kranial VI dan VII di sejumlah sisi muka. Ini mengakibatkan. Anak tidak dapat membuat gestur seperti tersenyum, mengernyitkan bibir, meningkatkan alis, atau dalam masalah Hiro, menangis dan. Melirikkan mata menuju luar.

Sindrom ini dijumpai sesudah Hiro dibawa ke rumah sakit. Dikutip dari situs Rare Disease, Poland Syndrome ialah keadaan yang mengakibatkan kurang bertumbuhnya otot dada di satu segi badan. Pemicunya belum tahu dengan cara tepat tetapi hipotesisnya sama dengan pemicu Moebius yakni factor genetik dan lingkungan. Sindrom ini mempunyai tanda-tanda seperti kehilangan rusuk di satu segi, keadaan. Amastia dan athelia pada wanita yang jarang ada, jari-jari berselaput di satu tangan, dan tulang lengan pendek dibagian bawah.

error: Content is protected !!